Tingkatkan Sinergi Organisasi, DPW PPNI DIY Gelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Kerja 2026



YOGYAKARTA – Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPW PPNI) Daerah Istimewa Yogyakarta sukses menyelenggarakan kegiatan rutin Rapat Koordinasi dan Rapat Kerja Pengurus pada Sabtu, 7 Februari 2026. Bertempat di Ghra Literasi Husada Lantai 4, Gedung Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus harian, Dewan Pertimbangan, MKEK, serta badan kelengkapan organisasi lainnya.  

Kegiatan yang dimulai pukul 11.30 WIB ini diawali dengan prosesi registrasi dan dilanjutkan dengan pembukaan resmi yang khidmat melalui lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Mars PPNI. Ketua DPW PPNI DIY, Tri Prabowo, S.Kp., M.Sc., dalam sambutannya menekankan pentingnya koordinasi antarbidang untuk merespons berbagai isu terkini di dunia keperawatan.  

“Rapat ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk mengevaluasi capaian program kerja dan memastikan organisasi tetap solid dalam memberikan pelayanan serta pelindungan bagi seluruh anggota perawat di wilayah DIY,” ungkap Tri Prabowo dalam sesi penyampaian isu-isu terkini.  

Agenda utama pertemuan ini adalah paparan evaluasi program kerja dari seluruh bidang di bawah naungan DPW PPNI DIY. Secara maraton, mulai dari bidang Sekretariat dan Bendahara, Bidang Organisasi dan Kaderisasi, hingga Bidang Kesejahteraan dan Pelayanan menyampaikan laporan progres serta kendala yang dihadapi di lapangan.  

Tidak hanya pengurus harian, unsur Dewan Pertimbangan, Majelis Kehormatan Etik Keperawatan (MKEK), Pusbangdiklat, hingga Badan Penanggulangan Bencana (Bapena) PPNI DIY juga turut memberikan laporan dan pandangan strategis guna memperkuat arah kebijakan organisasi ke depan.  

Acara ditutup pada sore hari dengan sesi sidang pleno untuk merumuskan langkah-langkah strategis organisasi di sisa periode berjalan. Kegiatan diakhiri dengan menyanyikan lagu Hymne PPNI sebagai simbol semangat pengabdian tanpa batas bagi profesi keperawatan di Indonesia.



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.